Depresi Itu Nyata : Mari Beri Bantuan Sekecil Apa pun
![]() |
Sumber Gambar : Document pribadi saat melakukan perjalanan dari Jakarta ke Bogor |
Saya ingin memulai tulisan ini dengan satu kutipan, "Setiap orang yang kita jumpai dalam bis, kereta dan pesawat mempunyai keluhan dan problem masing masing, jika kita tidak tahu apa apa, lebih baik bersikap dan berkata yang baik atau diam"
Aku baru saja menonton apa yang menurutku salah satu video rekaman langsung paling menakutkan yang pernah ada tentang seseorang yang bunuh diri, bisa kukatakan ini sebenarnya pertama kalinya aku melihat seseorang bunuh diri, ya aku tahu aku telah mendengar beberapa berita tentang bunuh diri tetapi ini sama sekali tidak menakutkan.
Baik, jadi dalam video ini ada seorang wanita berdiri di atas jendela apartemennya, itu adalah gedung berlantai lima dan apartemennya ada di lantai empat, lalu tiba-tiba dia kehabisan napas dan jatuh ke depan dan dalam hitungan detik dia terbanting ke tanah beton yang keras, tergeletak tak bernyawa di sana di tanah.
Nah, di sinilah hal itu benar-benar memengaruhi saya, beberapa hari lalu saya melihat sebuah unggahan di Facebook. Itu adalah seni kartun dengan dua skenario berbeda, tentang seorang anak yang jatuh dari sepeda, lalu teman-temannya berlari untuk menolongnya, lalu pada skenario yang lain, anak laki-laki itu jatuh dari sepedanya, tetapi teman-temannya berjalan ke arahnya sambil bermain ponsel, tidak memperhatikan kecelakaan atau temannya yang terluka.
Dalam video tersebut saya melihat wanita ini hendak melompat dari gedung lima lantai dan seseorang melihat kejadian tersebut dan alih-alih berusaha berteriak minta tolong atau berusaha mengalihkan perhatiannya atau membujuknya agar berubah pikiran atau melakukan sesuatu untuk menyingkirkan situasi tersebut, seseorang malah mengeluarkan ponselnya dan membuat video untuk mengabadikan momen terakhir wanita tersebut alih-alih berusaha menyelamatkan nyawa seseorang pada saat itu.
Saya paham bahwa kita hidup di era teknologi, atau era komputer, atau media sosial, atau generasi z, atau apa pun sebutan Anda untuk itu, tetapi banyak hal telah mengalihkan fokus kita dari kehidupan ke internet, ponsel menjadi prioritas, segalanya bagi kita, saya tidak akan membantah fakta bahwa abad ke-21 hadir dengan begitu banyak fitur modern canggih yang membuat hidup lebih indah dan mudah dijalani, tetapi kita telah menyimpang dari hakikat manusia.
Bayangkan seandainya siapa pun yang ada di sana berusaha semampunya untuk menolong wanita itu, mungkin saja, mungkin saja, masih hidup, si pemalu mungkin masih ada di sini dan dengan kata-kata penyembuhan atau rehabilitasi semua itu dapat dihindari.
Depresi itu Nyata, banyak orang di luar sana yang benar-benar mengalami hal buruk setiap hari, tetapi mereka semua akan bangun dengan berpakaian bagus dan tampak hebat tetapi jauh di lubuk hati mereka terseret dalam depresi, berkubang dalam rasa mengasihani diri sendiri, kenyataan pahit yang menyadarkan mereka situasi dan keadaan di luar kendali kita, jadi itu sangat membebani terlebih lagi alasan pribadi saya telah memutuskan untuk selalu setidaknya membuat orang tersenyum bahkan untuk sepersekian detik adalah sesuatu yang hebat.
Garut 24 September 2024
Aku berdoa untuk siapa pun semoga tetap dalam lindungan Tuhan dan diberi kekuatan dalam menghadapi hidup. Peluk jauh untuk kalian 💖💖💖🌹🌹

Komentar
Posting Komentar